kesehatan adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan kita sehingga banyak kegiatan yang sangat tergantung pada kesehatan kita
kumpulan download masalah kesehatan umum
LANDASAN TEORI A.PengertianSolusio plasenta ialah pelepasan placenta sebelum waktunya dari tempat implantasinya yang normal pada uterus, sebelum janin dilahirkan. Definisi ini berlaku pada kehamilan dengan masa gestasi diatas 22 minggu atau berat janin...
Baca Selengkapnya “ASKEB Pada Kehamilan Dengan Solusio Plasenta Terhadap Ny."W" Di BPS XXX”
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang MasalahPembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diwarnai oleh rawannya derajat kesehatan ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rawan yaitu ibu hamil, ibu bersalin dan bagi pada masa perinatal. ...
Baca Selengkapnya “KTI : Gambaran Pelaksanaan 7T Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas XXX”
LANDASAN TEORI A. KALA III PERSALINAN Menurut Tim revisi asuhan persalinan normal revisi 2007 : 1. Pengertian Kala III Persalinan disebut juga sebagai kala uri/kala pengeluaran plasenta persalinan kala III dimulai setelah lahirnya plasenta dan berakhir...
Baca Selengkapnya “ASKEB Pada Ibu Bersalin Patologis Dengan Kasus Retensio Plasenta Terhadap Ny."M" Di RB XXX”
ASKEP
ASKEB Ibu Hamil Letak Sungsang
KTI
KTI : Penatalaksanaan Pijat Bayi Oleh Dukun Pijat Bayi Pada Bayi Usia 1 - 7 Bulan Di Desa XXX
EBOOK KESEHATAN
Ebook Kesehatan : Kalong sebagai obat asma
Stasiun Bidan © APRIL MOP 2009
design & code
Quite Random | we love
blogger &
alexa
stasiun musik |
indonesian songs |
stasiun iklan |
stasiun lirik |
stasiun alexa
laporan menjadi bidan delima
kebijaksanaan praktek bidan swasta
program penyelengaraan imunisasi
kartu informasi kesehatan
kedokteran
lain
www.spss.co.id
software spss klik
modul klik
modul klik
laporane ofi
Bab II
Landasan teori
Manajemen mutu :
Adalah suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus menerus atas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungannya, struktur manajemen yang memayungi semua proses dan aktifitas yang terkait dengan upaya peningkatan mutu pelayanan.
Berikut ini adalah bentuk pelayanan bermutu yang dilakukan oleh Bidan Praktek Swasta, antara lain meliputi pelayanan terhadap :
A. Perencanaan/Pengaturan Kehamilan
1. Bagaimanakah merencanakan suatu kehamilan yang sehat dan aman ?
Apabila menikah dibawah dibawah 20 tahun, gunakan alat/obat kontrasepsi yang cocok bagi suami atau istrinya untuk menunda kehamilan pertama sampai usia ideal untuk hamil. . Silahkan istri hamil dan melahirkan pada usia 20 – 35 tahun, karena pada usia tersebut baik untuk menerima kehamilan . Atur jarak antar kelahiran minimal 2-3 tahun dengan menggunakan kontrasepsi yang sesuai. Rencanakan kehamilan anda sesuai kondisi sosial ekonomi keluarga. Sebaiknya akhiri kehamilan setelah istri berusia 35 tahun .
2. Mengapa perlu mengatur kehamilan dengan menggunakan kontrasepsi lebih baik ?
Karena kontrasepsi yang sesuai terbukti aman, nyaman digunakan untuk mengatur kehamilan. Karena kontrasepsi efektif dan efisien dalam mengatur kehamilan.
Persiapan Kehamilan
1. Apa yang dimaksud dengan kehamilan ?
Kehamilan adalah dimulainya pembuahan sel telur oleh sperma sampai dengan lahirnya janin; kehamilan normal 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari): dihitung dari hari pertama haid s/d hari terakhir.
2. Apa tanda-tanda kehamilan ?
Tidak mendapat haid paling sedikit 2(dua) bulan berturut-turut. Timbul rasa mual, muntah-muntah dan pusing terutama pada pagi hari. Tidak ada nafsu makan. Kadang-kadang mengidam atau menginginkan makanan yang jarang ada atau tidak pernah dimakannya
3. Apa yang seyogyanya ibu lakukan guna menjamin pertumbuhan bayi yang sehat dalam kandungan ?
Melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin minimal 4(empat) kali selama kehamilan (asuhan antenatal). Menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, Cukup istirahat, Merawat payu dara, Minum TTD sekurang-kurangnya 90 tablet selama hamil
4. Apa yang dimaksud dengan asuhan antenatal (perawatan kehamilan)?
Asuhan antenatal adalah suatu program terencana berupa observasi, pendidikan dan penanganan medis oleh tenaga kesehatan (dokter, bidan) pada Ibu hamil untuk memperoleh suatu proses kehamilan dan persalinan yang bersih dan aman.
5. Apa tujuan asuhan antenatal (perawatan kehamilan) ?
Mengikuti dan mengetahui kesehatan ibu dan janin, sehingga apabila ada kelainan bisa seg-era diatasi. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental, sosial ibu dan bayi. Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, riwayat kebidanan dan pembedahan. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat, baik ibu maupun bayi-nya dengan trauma seminimal mungkin. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI Eksklusif. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerimakelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. Memberikan informasi tentang kesehatan dan KB sekaligus mempersiapkan penggunaan alat/obat kontrasepsi setelah melahirkan. Tinggi badan kurang dari 145 cmLingkar lengan atas kurang dari 23,5 cm Mempunyai riwayat penyakit menahun.
6. Apa saja keadaan yang harus diwaspadai dan dianjurkan bersalian pada tenaga kesehatan ?
Umur kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun Jarak kehamilan kurang dari 2 tahun Pernah melahirkan lebih dari 4 kali Mengalami kesulitan pada persalinan yang lalu Tinggi badan kurang dari 145 cm. Lingkar lengan atas kurang dari 23,5 cm Mempunyai riwayat penyakit menahun
7. Apa yang seyogyanya dilakukan oleh keluarga dalam memberikan dukungan pada ibu semasa kehamilan ?
Memberikan dukungan psikologis terhadap perubahan fisik dan emosional pada ibu hamil Mempersiapkan keuangan keluarga untuk kelahiran anak, dengan mulai menabung sejak usia dini kehamilan Mengingatkan ibu hamil untuk makan makanan yang bergizi dan menjalani hidup sehat Mengingatkan dan menemani ibu melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur Membantu pekerjaan rumah tangga dan mengingatkan ibu hamil agar beristirahat Menghentikan kebiasaan merokok terutama dalam rumah Menghentikan kekerasan pada ibu hamil. Merencanakan dimana akan bersalin dan siapa penolong persalinan.
SIAGA
Mengingatkan dan mendorong ibu untuk memberikan ASI Eksklusive pada bayinya. Bersama-sama menentukan alat/obat kontrasepsi yang akan digunakan setelah melahirkan.
8. Apa yang dimaksud dengan pelayanan antenatal ?
Pelayanan antenatal adalah pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan kehamilan dan konseling kepada ibu hamil dan keluarganya oleh Tenaga Kesehatan (dokter, bidan) agar ibu hamil dapat melalui kehamilannya dengan sehat dan selamat.
9. Apa tujuan asuhan antenatal ?
Untuk mengetahui keadaan kesehatan dan keluhan yang dirasakan ibu, serta menilai kesehatan janinnya. Untuk meningkatkan kualitas hubungan antara pelaksana pelayanan dengan ibu dan keluarganya di kemudian hari. Mengenali secara dini adanya ketidak normalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit kronis yang pernah/sedang diderita, riwayat keha-milan dan persalinan. Mempersiapkan ibu agar dapat memberikan ASI ekslusif pada masa nifas. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kehamilan, persalinan, dan kelahiran bayinya agar ibu sehat bayi sehat.
10. Pelayanan apa yang diperoleh pada antenatal?
Penimbangan berat badan. Pengukuran tekanan darah. Pengukuran tinggi kandungan rahim Pemberian imunisasi TT lengkap. Pemberian tablet besi 90 tablet selama hamil Tes terhadap penyakit menular seksual Temu wicara/konseling sesuai kebutuhan
11. Mengapa ibu hamil perlu imunisasi TT dan kapan diberikan ?
Imunisasi TT perlu diberikan pada ibu hamil untuk mencegah penyakit tetanus pada bayi baru lahir. Imunisasi TT sebaiknya diberikan sebelum kehamilan 8 bulan untuk mendapatkan TT lengkap.
12. Berapa kali ibu hamil harus berkunjung ke fasilitas kesehatan ? Minimal 4 kali selama kehamilan, yaitu :
Satu kali kunjungan pada triwulan I Satu kali kunjungan pada triwulan II Dua kali kunjungan selama triwulan III
13. Perlukah ibu hamil melakukan senam hamil ?
Perlu, dengan bimbingan dan pengawasan bidan terlatih. Dengan senam hamil kesegaran dan kesiapan fisik dapat tetap terpelihara. Berguna dalam menerapkan cara pernafasan selama persalinan. Dilakukan oleh ibu dengan usia kehamilan di atas 24 minggu (> 24 minggu). Tidak diperkenankan dilakukan, apabila ibu hamil tidak sehat.
14. Masalah apa saja yang timbul apabila ibu hamil kekurangan gizi ?
Anemi gizi dan Kurang Energi Kronik (KEK), hal ini dapat menyebabkan risiko : Pada ibu merasa cepat lelah dan pusing, muka pucat, merasa kesemutan pada tangan dan kaki. Pada ibu mudah terserang penyakit, Gangguan pertumbuhan janin. Melahirkan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Kesehatan pada waktu persalinan (Terjadinya perdarahan pada saat atau sesudah persalinan), Keguguran, Kuantitas dan kualitas ASI berkurang, Bayi lahir sebelum waktunya, Kematian bayi
15. Apa saja fungsi Vitamin A bagi tubuh ? Beberapa fungsi vitamin A :
Fungsi penglihatan. Pertumbuhan sel dan jaringan. Pertumbuhan tulang dan gigi. Mencegah kelainan bawaan. Kesehatan kulit. Menjaga kelembaban dan kejernihan selaput lendir/benang mata. Memungkinkan mata dapat melihat dengan baik dalam keadaan kurang cahaya sore/senja hari. Pada ibu nifas akan meningkatkan mutu vitamin A dalam ASI sehingga bayi akan mendapatkan vitamin A yang cukup dari ASI
16. Apa akibat kekurangan yodium pada ibu hamil ?
Dapat menyebabkan penyakit gondok, kerdil pada bayi yang dilahirkan, dan gangguan kecerdasan (IQ rendah).
B. Masa Persalinan
1. Persiapan apa saja yang perlu dilakukan ?
Memilih tenaga kesehatan yang akan menolong persalinan. Menyediakan perlengkapan untuk menyambut kelahiran bayi (popok, handuk, sabun, baju ibu dan bayi, dll) Mempersiapkan transportasi untuk membawa ibu ke tenpat bersalin Menyediakan biaya untuk persalinan. Mengetahui/mengenal tanda-tanda akan melahirkan
2. Apa saja tanda-tanda ibu akan melahirkan ?
Rasa mulas yang semakin sering dan semakin kuat dari pinggul belakang ke arah depan. Rahim terasa kencang bila diraba, terutama pada saat mules. Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir. Pecahnya selaput ketuban dengan ditandai keluarnya cairan ketuban dari jalan lahir
3. Apa saja tanda-tanda yang membahayakan jiwa ibu atau bayi pada saat kelahiran dan perlu segera dirujuk ke rumah sakit ?
Bayi tidak lahir dalam 12 jam sejak mulai terasa mules. Keluar darah dari jalan lahir sebelum bayi lahir. Tali pusat atau anggota badan bayi terlihat pada jalan lahir (keluar lebih dulu). Ibu tidak kuat mengejan. Ibu kejang-kejang. Air ketuban berbau atau keruh. Air ketuban keluar sebelum ada merasa mulas (ketuban pecah dini). Perdarahan lebih dari 2 gelas segera setelah bayi lahir. Nyeri hebat dan ibu tampak gelisah. Ari-ari tidak mau keluar setelah 30 menit bayi lahir. Bayi sangat kecil < 2,5 kg Ibu demam tinggi
-
Pasca Persalinan (Masa nifas)
1. Mengapa ibu dalam pasca persalinan perlu mendapat perawatan ?
Melakukan perawatan tali pusat dengan kasa bersih yang ditetesi alcohol. Memeriksakan kesehatan ibu dan bayi baru lahir pada bidan sekurang-kurangnya 2 kalidalam bulan pertama sesudah melahirkan, yaitu minggu pertama dan minggu kedua sampai satu bulan. Memberikan air susu ibu (ASI) saja kepada bayi segera setelah bayi lahir sampai bayi berumur 4 bulan. Meminum satu kapsul vitamin A segera setelah melahirkan. Segera melaporkan kelahiran kepada kader desa wisma atau posyandu. Mengikuti Keluarga Berencana (KB) setelah melahirkan.
2. Kapan dan apa keuntungan menyusui ?
Bayi mulai disusui segera (dalam 30 menit pertama) setelah dilahirkan. Biarkan bayi mengisap
puting susu walaupun air susu belum keluar. Air susu ibu (ASI) pertama berupa cairan bening
berwarna kekuningan, sangat baik untuk bayi karena mengandung zat kekebalan yang berguna
untuk melindungi bayi dari berbagai macam penyakit.
Keuntungan menyusui:
ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi. ASI mengandung zat kekebalan. Membentuk hubungan ibu-anak yang erat dan menimbulkan kasih sayang. Mudah diberikan dan tidak perlu membeli. Bersih. Membantu mengencangkan rahim yang berarti akan mengurangi perdarahan. Mencegah kehamilan untuk beberapa waktu
3. Bagaimana cara menyusui bayi yang baik ?
Payudara diurut-urut. Bersihkan puting susu dengan air hangat. Susuilah bayi dengan kedua payudara secara bergantian. Mulut bayi diupayakan agar menghisap puting susu dan daerah kecoklatan sekitar puting susu. Menyusui bayi sebaiknya dalam posisi duduk. Sehabis menyusui, tepuk-tepuklah punggung bayi dalam posisi berdiri, sampai bayi bersendawa.
4. Tanda-tanda kelainan pada ibu nifas ?
Perdarahan dari jalan lahir yang lebih banyak dari biasa. Keluar cairan berbau dari jalan lahir atau demam lebih dari 2 hari. Bengkak pada muka atau tangan, yang mungkin disertai pusing dan kejang-kejang. Payudara bengkak kemerah-merahan
5. Kontrasepsi apakah yang sesuai bagi keluarga setelah istrinya melahirkan ?
Untuk laki-laki : kondom, vasektomi. Untuk perempuan : Suntik KB,pil,IUD, tubektomi
A. Bayi dalam kandungan
1. Apa yang harus diperhatikan ibu dan keluarga semasa bayi masih dalam kandungan
Gerakan bayi aktif. Gerakan ini dapat dirasakan sejak kehamilan 5 bulan, makin sering dan makin aktif sejalan dengan tuanya umur kehamilan
2. Apa yang dilakukan bila merasa tidak ada gerakan bayi?
Ibu segera memeriksakan diri kepada bidan atau tenaga kesehatan lainnya
B. Bayi baru lahir
1. Apa tanda-tanda bayi lahir cukup bulan ?
Menangis kuat ketika lahir, Gerakan aktif, Warna kulit merah muda, Berat badan lahir lebih dari 2500 gram. Kemampuan menghisap dan menelan kuat, Bulu tubuh sedikit
2. Apa tanda-tanda bayi yang dilahirkan kurang bulan ?
Bayi lemah, Kulit tipis, keriput dan warna merah, Kepala relatif besar, mata agak menonjol, Tangan dan kaki kecil, Otot lembek, Banyak bulu tubuh dan lebih panjang, Kemampuan menghisap dan menelan lemah, Tangisan bayi lemah atau sama sekali tidak menangis
3. Apa yang menjadi hak bayi segera sesudah lahir ?
Kontak dini (bayi diletakkan di dada ibu selama 30 menit), Menyusui sesegera mungkin
4. Bagaimana perawatan bayi dengan BBLR ?
Perawatan BBLR dilakukan dengan Metode Kanguru yaitu : Kontak kulit ibu dan bayi, Bayi diletakkan antar kedua payudara, Bayi sebaiknya memakai topi, Posisi bayi tegak saat ibu berdiri atau duduk tengkurap/miring saat ibu berbaring atau tidur
5. Apa tujuan dari metode Kanguru ?
Ibu dapat merawat sendiri bayinya dirumah, Mencegah bayi kedinginan karena kontak kulit. Kontak kulit dilakukan selama 4 jam sehari
6. Bagaimana caranya merawat tali pusat ?
Bersihkan luka tali pusat setiap hari dengan menggunakan betadine. Setelah itu ditutup dengan kain kasa steril. Bersihkan luka tali pusat sampai puput. Jaga agar tali pusat selalu terbungkus kain kasa bersih dan kering
7. Bagaimana cara pencegahan penyakit tetanus pada bayi baru lahir ?
Pada waktu hamil mendapat imunisasi TT sebanyak 2 x. Pemotongan tali pusat dengan alat yang steril. Perawatan yang bersih sampai puput
-
Perawatan dan Pengasuhan Bayi dan Anak Balita serta Pembinaan tumbuh kembang
a. Air Susu Ibu
1. Apa Manfaat Asi bagi bayi ?
Asi mengandung zat gizi yang bernilai sangat tinggi, baik dalam jumlah maupun mutu yang diperlukan untuk pertumbuhan serta perkembangan bayi dan anak Asi mudah dicerna dan diserap. Asi mempunyai suhu yang sesuai untuk bayi dan anak serta selalu bersih dan segar. Asi dapat langsung diminum setiap saat bayi membutuhkan. Asi tidak akan menyebabkan sembelit. Terjalin hubungan batin yang kuat dengan ibunya. Mengisap Asi dapat membantu pertumbuhan gigi dan bentuk rahang bayi secara sempurna
2. Bagaimana menyusui yang baik dan benar ?
Menyusui sesering mungkin sekehendak bayi, baik siang maupun malam dengan penuh kasih sayang. Bayi selalu dekat dengan ibu agar ibu dapat mengamati, mengenali dan mengetahui keinginan bayi untuk menyusu. Posisi bayi kepala dan tubuh bayi satu garis dan menghadap payudara, perut bayi menempel pada perut ibu. Meletakkan mulut bayi terbuka lebar lebih banyak kepada areola (bagian hitam payudara keliling putting).
3. Mengapa perlu diberikan gizi yang baik bagi bayi dan anak Balita ?
Anak balita mengalami pertumbuhan yang pesat. Makanan yang baik dan bergizi seimbang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan badan dan perkembangan otaknya. Makanan bergizi seimbang dapat memenuhi kebutuhan energi, protein, vitamin dan mineral
4. Kapan sebaiknya bayi mulai diberi makanan pendamping ASI ?
Makanan pendamping Asi dapat mulai diperkenalkan pada usia 6 bulan dan tetap diberikan Asi sampai usia 2 tahun. Makanan pendamping Asi diberikan dalam jumlah dan kualitas yang cukup secara bertahap sesuai dengan usia bayi dan balita. Nasi bukan satu-satunya sumber karbohidrat yang penting memenuhi gizi seimbang
5. Apa yang dimaksud dengan imunisasi ?
Imunisasi adalah memberikan kekebalan terhadap beberapa penyakit melalui pemberian
Vaksin/serum yang dapat melindungi ibu, bayi dan anak.
6. Apakah kegunaan imunisasi ?
Memberikanperlindungan terhadap beberapapenyakit infeksi berbahaya yang dapat menyebab-
kan kematian atau cacat
7. Kapan imunisasi diberikan ?
Imunisasi diberikan sebelum anak terserang penyakit (sehat)
8. Apa saja jenis imunisasi dan manfaatnya ?
BCG untuk mengurangi risiko TBC. Hepatitis B mencegah penyakit hepatitis. DPT mencegah penyakit difteri, pertusis dan tetanus. Polio untuk mencegah penyakit polio mielitis. Campak untuk mencegah penyakit campak dan komplikasi penyakit
9. Mengapa bayi perlu diberi Vitamin A ?
Karena vitamin A membantu mengatasi infeksi dan jejas pada mata yang menyebabkan kebutaan
10. Kapan seorang bayi mendapat vitamin A ?
Vitamin A dapat diberikan pada saat imunisasi di Posyandu atau Puskesmas
11. Apa tanda-tanda anak kekurangan vitamin A ?
Bila pada petang hari penglihatan anak berkurang, anak sering menabrak benda (rabun senja)
12. Bagaimana mencegah rabun senja ?
Berikan selalu sayuran berwarna hijau, buah berwarna, kacang, ikan dan telur
Anjurkan kepada keluarganya untuk menanam sayuran berwarna hijau dan buah-buahan di
pekarangan rumah.
b. Pembinaan tumbuh kembang
1. Apa yang perlu dilakukan agar anak berkembang dengan baik ?
Amati kemampuan 7 aspek perkembangan yang dapat dicapai anak sesuai dengan usianya.
Ketujuh aspek tersebut meliputi : gerakan kasar, gerakan halus, komunikasi pasif, komunikasi
aktif, kecerdasan, menolong diri sendiri dan bergaul
2. Upaya apa yang harus dilakukan agar anak berkembang dengan optimal ?
Mengetahui tahap perkembangan anak. Memenuhi kebutuhan anak akan makanan, kesehatan, pakaian, kasih sayang, rasa aman, perhatian dan stimulasi/rangsangan Melakukan interaksi dengan anak dalam setiap kesempatan antara lain melalui dekapan, tatapan, belaian, bermain, mendongeng dan menyanyi bersama anak.
3. Apa yang perlu dilakukan orang tua agar Balita mencapai tumbuh kembang yang optimal ?
Orang tua harus memenuhi kebutuhan Balita akan asah, asih dan asuh, Asah adalah pemberian kebutuhan dasar, seperti makan, minum, dsb. Asih adalah memberikan kasih sayang. Asuh adalah pembinaan tumbuh kembangnya
4. Kapan sebaiknya pembinaan tumbuh kembang diberikan?
Sejak usia dini dan setiap saat ada kesempatan, dan dapat dilakukan baik di rumah maupun
ditempat lainnya. Pemberian dilaksanakan dengan memperhatikan usia dan perkembangan anak secara ber-
tahap, berkelanjutan dan terus menerus
5. Dimana orang tua dapat memperoleh pelayanan tumbuh kembang balita ?
Di Posyandu/BKB atau pelayanan tumbuh kembang lain yang sejenis misalnya klinik tumbuh
kembang, taman bermain, taman penitipan anak, pusat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
6. Beberapa penyakit pada anak balita
Batuk dan Pilek (Ispa Pnemonia), Diare, Demam, Infeksi, Masalah gizi, Anemia, Kekurangan Yodium, Kecelakaan pada balita